Skip to content
Groedu AcademyGroedu Academy
  • Home
  • Profile
  • Partner
    • Digital Platform
    • LSP BNSP
  • Produk
  • Artikel
  • Kontak
Free training consultation
Groedu AcademyGroedu Academy
  • Home
  • Profile
  • Partner
    • Digital Platform
    • LSP BNSP
  • Produk
  • Artikel
  • Kontak

MENGATASI PERMASALAHAN MARKETING LEBIH PENTING MANA ANTARA PROBLEM SOLVING ATAU PROBLEM FRAMING?

Home » Artikel » MENGATASI PERMASALAHAN MARKETING LEBIH PENTING MANA ANTARA PROBLEM SOLVING ATAU PROBLEM FRAMING?
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Artikel

MENGATASI PERMASALAHAN MARKETING LEBIH PENTING MANA ANTARA PROBLEM SOLVING ATAU PROBLEM FRAMING?

  • 07/11/2017
  • 0

Percakapan antara seorang sales engineer dari sebuah perusahaan pelumas dengan kliennya tentang permintaan jenis pelumas terbaru. Sales engineer berkata: “Saya dapat permintaan dari Bapak tentang pelumas baru, apakah benar?”

Klien: “Iya , memang betul, kami akan membuat produk baru. Namun karena mesin kami tidak dirancang untuk membuat produk baru tersebut, jadinya kami perlu pelumas yang lebih handal untuk mesin kami.”

Sales engineer: “Mengapa perusahaan Bapak tidak membeli mesin yang hanya khusus untuk produk baru tersebut?”

Klien: “Karena sampai saat ini tidak ada produsen yang bisa membuat mesin yang benar-benar sesuai untuk produk baru kami tersebut.”

Dari pembicaraan tersebut dapat disimpulkan bahwa: akar dari permasalahan sebenarnya, apakah perusahaan perlu dan membutuhkan pelumas jenis baru ATAU perusahaan yang perlu cara baru untuk membuat produk baru?

PREVIEW-problem-solving-techniques-624x426Dalam praktek sebenarnya dan tentang literatur manajemen, kemampuan untuk memecahkan permasalahan (problem solving) telah lama diakui sebagai sebuah karakteristik terpenting yang berperan aktif bagi kesuksesan dari seorang manajer atau seorang pemimpin perusahaan. Berbagai modul-modul pelatihan telah dirancang secara khusus hanya untuk melatih kemampuan para manajer dan pemimpin bisnis agar bisa memiliki kemampuan dalam memecahkan permasalahan, dan diharapkan juga untuk solusi dari permasalahan tersebut agar bisa menjadi sumber dari lahirnya ide-ide dan inovasi terbaru.

Karena begitu pentingnya kemampuan dalam memecahkan permasalahan tersebut, maka banyak orang yang mengabaikan satu aspek lagi yang juga tidak kalah pentingnya (bahkan pada beberapa konteks menjadi jauh lebih penting) dari pemecahan masalah, yaitu kemampuan dalam perumusan masalah (problem framing). Perumusan masalah yang lebih menekankan tentang betapa pentingnya di awal untuk mendefinisikan secara lebih jelas tentang permasalahan yang sebenarnya ingin dipecahkan, sebelum semuanya terjun dan berupaya untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut.

Dalam artikelnya di MIT Sloan Management Review edisi Summer 2016, Albrecht Enders dan tim telah menunjukkan hasil risetnya terhadap lebih dari 250 manajer senior perusahaan multinasional dalam kurun waktu antara tahun 2013-2015. Para manajer ini sebenarnya berasal dari Australia, Brasil, UEA, Finlandia, Jerman, Hong Kong, Jepang, Afrika Selatan, Singapura, AS, dan lain-lain, sehingga dianggap sangat cukup dalam mewakili keragaman konteks situasional dari bisnis dari berbagai belahan dunia.

Hasil riset Enders dan tim, menunjukkan bahwa saat mereka dihadapkan pada konteks permasalahan yang jauh lebih kompleks, maka mayoritas dari manajer senior tersebut secara tersistematis akan membatasi alternatif dan kriteria dari pemilihan opsi yang sudah tersedia, yaitu rata-rata dari ukuran grid berupa keputusan antara 4 sampai 10 (opsi x kriteria) saja dan bahkan beberapa dari kriteria tersebut terdapat yang saling tumpang tindih, bukan sangat murni dari dua kriteria yang berbeda. Misalnya mereka sebutkan terdapat kriteria “tanggungjawab” dan kriteria “akuntabilitas”, padahal kedua kriteria tersebut pada esensinya adalah sama, jadi sebenarnya hanya ada satu kriteria.

Jadi intinya adalah untuk bisa mendapatkan pemikiran yang “out of the box/ keluar dari kotak” dan keputusan yang jauh lebih optimal, maka ukuran dari grid keputusan harusnya lebih diperluas lagi. Melingkupi sebanyak mungkin opsi, dan juga untuk kriteria pemilihan harus lebih kaya dan tidak sampai tumpang tindih. Dari sinilah peranan dari kemampuan dalam hal perumusan permasalahan menjadi esensial, sehingga para manajer tidak sampai terburu-buru dalam mencari solusi dengan framing yang terlalu sempit di awalnya.

Yang boleh jadi tidak terpikirkan sebelumnya adalah jika manajer akan terjun langsung untuk terus berupaya dalam mencarikan solusinya. Perumusan masalah memang menjadi bagian penting dalam rangkaian proses pencarian solusi, seperti ungkapan Einstein: “If I were given one hour to save the planet, I would spend 59 minutes defining the problem and one minute resolving it (Jika saya diberikan waktu hanya satu jam untuk menyelamatkan planet ini, maka saya akan menghabiskan 59 menit untuk menentukan masalahnya dan satu menit untuk menyelesaikannya)”.
 

 

 

 

Groedu Academy E-Learning

City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.

Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

 

<!--:en-->LEBIH PENTING MANA ANTARA PENCATATAN KEUANGAN ATAU HASIL PENJUALAN BISNIS?<!--:-->
<!--:en-->SEBENARNYA SIAPA SAJA YANG BERHAK UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI AKUNTANSI PERUSAHAAN?<!--:-->

Cari Artikel

Artikel Terbaru

Thumb
Teknik Supervisi dalam Penjualan yang Efektif
21/03/2024
Thumb
STRATEGI AFFILIATE MARKETING YANG EFEKTIF UNTUK PRODUK
19/04/2026
Thumb
EMPAT PILAR DIGITAL MARKETING UNTUK STRATEGI BISNIS
11/04/2026
Thumb
EVOLUSI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL
05/04/2026
Thumb
STRATEGI DIGITAL MARKETING MELALUI CONTENT MARKETING UNTUK
18/03/2026
Thumb
DIGITAL MARKETING DAN TREN BARU YANG MEMBENTUK
08/02/2026

Kategori

  • Artikel (785)
  • Buku (63)
  • CD Audio/Video (24)
  • E-books (11)
  • Event (31)
  • Karier (Lowongan Kerja) (1)
  • Modul E-learning (9)
  • Modul Training (36)

Arsip

logogroeduacademy-150

Alamat: Cito Mall Jl. A. Yani no. 288, Lantai UG blok UB05/03, Surabaya.
Telp: Telp (031) 8703900
WA: 0818521172
Email: groedu@gmail.com

Online Platform

  • Courses
  • Events
  • Instructor
  • User Profile

Links

  • Beranda
  • Kontak
  • News & Articles
  • Produk

Contacts

Enter your email address to register to our newsletter subscription

Icon-facebook Icon-linkedin2 Icon-instagram Icon-youtube
Copyright 2026 Groedu Academy | Supported By Masansoft
Groedu AcademyGroedu Academy
Sign inSign up

Sign in

Don’t have an account? Sign up
Lost your password?

Sign up

Already have an account? Sign in