Cash flow (Arus Kas) yang ideal sangat penting bagi keberlangsungan hidup dari perusahaan Anda. Arus kas (cash flow) merupakan salah satu dari laporan keuangan yang menunjukkan perputaran dari aliran keluar masuknya uang milik perusahaan selama periode tertentu. Apabila bisnis yang selama ini telah Anda kelola tidak kunjung menunjukkan adanya tanda-tanda mampu berkembang, maka bisa jadi salah satu penyebabnya adalah dari aliran cash flow yang sangat buruk.
Pada sisi lain, sebenanrya bisnis Anda sudah mampu dalam menghasilkan keuntungan dengan prosentase yang cukup besar, namun mengapa Anda justru malah bisa sampai kehabisan uang cash untuk kebutuhan operasional. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Cash flow memang idealnya mungkin menjadi salah satu kunci terpenting dalam hal ini.
Mungkin saja karena hal itulah yang biasanya seringkali disebut dengan keuntungan semu (sementara), yang hanya terdapat pada hitung-hitungan di atas kertas saja. Sedangkan untuk keuangan sebenarnya tidak pernah diterima sesuai dengan waktunya. Itu artinya adalah, Anda sudah membeli barang-barang kebutuhan perusahaan dari supplier secara cash, namun untuk dapat mengolahnya menjadi produk tertentu dan menjualnya kepada para pelanggan dengan menerapkan sistem tempo. Cara tersebut sebenarnya sangat wajar untuk dilakukan, namun sebaiknya Anda juga harus mempertimbangkan terlebih dahulu kekuatan dari modal bisnis Anda. Dengan begitu, Anda tidak akan berhadapan dengan masalah pada cash flow perusahaan Anda.
Berikut ini merupakan beberapa cara tentang bagaimana dalam merancang cash flow (arus kas) yang ideal bagi perusahaan Anda.
1. Membeli dan menjual barang secara tunai.
Untuk memenuhi kebutuhan akan bahan baku atau keperluan barang-barang yang lainnya, Anda pun harus membelinya secara langsung kepada supplier dalam jumlah yang sagnat banyak secara tunai. Nah, agar cash flow tidak sampai mengalami permasalahan, maka mengolah barang tersebut agar bisa menjadi produk yang siap untuk dijual kembali terhadap para pelanggan dengan system pembayaran tunai pula. Anda jangan coba-coba untuk menerapkan sistem jatuh tempo, karena hal itu bisa saja pelanggan Anda tak kunjung mampu untuk membayar tagihannya. Bahkan bukan tidak mungkin bahwa pelanggan Anda bisa kabur dan menolak untuk melakukan pembayaran. Oleh karena itu, sebaiknya lakukanlah penjualan dengan sistem pembayaran tunai. Dengan begitu, uang kas Anda juga akan tetap berada pada angka yang stabil.
2. Membeli barang dengan sistem tanggal jatuh tempo dan selanjutnya menjual secara tunai.
Pada masa awal berdirinya bisnis, Anda mungkin akan merasakan adanya sedikit rasa struggling (perjuangan) dalam hal finansial. Dan untungnya, beberapa supplier biasanya akan memberikan batas waktu untuk pembayaran kepada setiap distributornya. Itu Artinya adalah, Anda bisa membeli barang dari supplier dan tidak akan langsung membayarnya. Jadi karena hal ini tentu saja akan sangat menguntungkan bagi bisnis Anda. Setelah menerima barang dari para supplier, maka segera jual kepada para pelanggan dengan sistem pembayaran tunai. Anda pun bisa menggunakan uang tunai pembayaran dari pelanggan untuk membayar barang terhadap para supplier Anda.
3. Membeli barang dengan tanggal jatuh tempo yang lebih panjang dan menjualnya dengan tanggal jatuh tempo yang lebih singkat.
Sebagai contoh, Anda akan membeli barang dari para supplier dengan sistem pembayaran dengan bertempo satu bulan. Kemudian Anda menjual kembali barang tersebut secara tunai terhadap para pelanggan. Apabila Anda ingin menerapkan system jatuh tempo, maka Anda masih bisa melakukannya asalkan tanggal jatuh tempo yang akan ditetapkan menjadi lebih singkat daripada yang telah diberikan oleh para supplier terhadap Anda. Karena Anda sudah mendapatkan jatuh tempo selama satu bulan dari para supplier, maka berikanlah batas waktu pembayaran kurang dari satu bulan pada pelanggan Anda, misalnya bisa saja satu atau dua minggu. Dengan cara seperti itu, Anda tidak akan merasa kewalahan dalam hal melunasi pembayaran terhadap para supplier. Dan aliran Cash flowpun dapat berjalan dengan sangat lancar.
Jadi, apabila Anda merasa bahwa bisnis yang selama ini telah Anda kelola dengan susah payah, namun tak kunjung mengalami perkembangan, maka sudah saatnya bagi Anda untuk mengecek kembali tentang bagaimana kondisi perputaran aliran dari cash flow perusahaan Anda. Apabila memang hal tersebut adalah penyebab utamanya, maka Anda harus bisa menerapkan salah satu dari ketiga cara di atas dalam merancang dan memperbaiki aliran dari cash flow yang lebih ideal bagi bisnis Anda. Keuntungan yang akan didapatkan pun tidak hanya sebatas perhitungan dari atas kertas semata, namun sudah benar-benar nyata seperti apa adanya.
Perancangan aliran cash flow yang lebih ideal seperti ini juga dapat didukung dengan adanya penggunaan software akuntansi dan juga software payroll yang akan dapat membantu Anda dalam merancang sebuah aliran cash flow yang ideal bagi bisnis Anda.
Groedu Academy E-Learning
City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.
Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Office (only call no sms) : 0811-3444-910
Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com



