Skip to content
Groedu AcademyGroedu Academy
  • Home
  • Profile
  • Partner
    • Digital Platform
    • LSP BNSP
  • Produk
  • Artikel
  • Kontak
Free training consultation
Groedu AcademyGroedu Academy
  • Home
  • Profile
  • Partner
    • Digital Platform
    • LSP BNSP
  • Produk
  • Artikel
  • Kontak

Apa itu Merchant Discount Rate (MDR)?

Home » Artikel » Apa itu Merchant Discount Rate (MDR)?
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Artikel

Apa itu Merchant Discount Rate (MDR)?

  • 18/04/2024
  • 0

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa harga barang di toko elektronik berbeda dengan di restoran saat Anda menggunakan kartu kredit? Jawabannya terletak pada sebuah istilah bernama Merchant Discount Rate (MDR). MDR merupakan biaya yang dikenakan pada setiap transaksi non-tunai, seperti kartu kredit dan debit, yang ditanggung oleh merchant atau pemilik usaha.

MDR ibarat potongan harga yang diberikan merchant kepada bank penerbit kartu sebagai imbalan atas kemudahan dan keamanan transaksi non-tunai. Besaran MDR bervariasi, umumnya berkisar antara 1-2,5%, dan ditentukan oleh kesepakatan antara bank dan merchant.

Bagaimana MDR Bekerja?

Bayangkan Anda membeli smartphone senilai Rp 500.000 di toko elektronik dengan kartu kredit. Jika MDR 2%, maka toko elektronik akan menerima Rp 490.000 (Rp 500.000 – Rp 10.000 MDR), sedangkan Rp 10.000 menjadi milik bank penerbit kartu.

MDR dan Keuntungan Merchant

Tidak semua jenis usaha merasakan manfaat MDR sama rata. Restoran, misalnya, mungkin lebih diuntungkan dibandingkan toko elektronik. Alasannya, restoran umumnya memiliki margin keuntungan yang lebih besar, sehingga MDR tidak terlalu berpengaruh pada harga jual.

Di sisi lain, toko elektronik biasanya memiliki margin keuntungan yang tipis. Jika MDR dibebankan kepada merchant, harga jual barang elektronik akan menjadi jauh lebih tinggi, dan ini bisa membuat konsumen enggan untuk membeli.

Solusi dan Kerjasama

Untuk mengatasi hal tersebut, banyak bank penerbit kartu kredit menjalin kerjasama dengan merchant. Salah satu contohnya adalah program promo dan diskon khusus bagi pengguna kartu kredit tertentu.

Dengan kerjasama ini, konsumen mendapatkan keuntungan berupa harga promo yang lebih murah, sedangkan merchant tidak dirugikan karena biaya MDR ditanggung oleh bank. Di sisi lain, bank juga mendapatkan keuntungan dari meningkatnya penggunaan kartu kredit.

Kesimpulan

MDR merupakan bagian tak terelakkan dari transaksi non-tunai. Meskipun ada biaya tambahan, MDR menawarkan banyak keuntungan bagi merchant dan konsumen, seperti kemudahan, keamanan, dan fleksibilitas transaksi. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis baik itu dibidang manajemen atau pada bidang sertifikasi. Jika Anda berminat, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

5 Ciri-Ciri Peluang Usaha yang Potensial
Cara Meningkatkan Penjualan Toko Fisik di Era Online

Artikel Terbaru

Thumb
Teknik Supervisi dalam Penjualan yang Efektif
21/03/2024
Thumb
FLASH SALE: CARA CEPAT DORONG PENJUALAN
26/05/2026
Thumb
5 STRATEGI PROMO PRODUK AGAR PENJUALAN NAIK
23/05/2026
Thumb
JENIS PRODUK YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN KONSUMEN
21/05/2026
Thumb
STRATEGI MENGENALKAN PRODUK KEPADA CALON PELANGGAN
19/05/2026
Thumb
RAHASIA LANDING PAGE DROPSHIPPING YANG BISA MEMBUAT
16/05/2026
logogroeduacademy-150

Alamat: Cito Mall Jl. A. Yani no. 288, Lantai UG blok UB05/03, Surabaya.
Telp: Telp (031) 8703900
WA: 0818521172
Email: groedu@gmail.com

Online Platform

  • Courses
  • Events
  • Instructor
  • User Profile

Links

  • Beranda
  • Kontak
  • News & Articles
  • Produk

Contacts

Enter your email address to register to our newsletter subscription

Icon-facebook Icon-linkedin2 Icon-instagram Icon-youtube
Copyright 2026 Groedu Academy | Supported By Masansoft
Groedu AcademyGroedu Academy
Sign inSign up

Sign in

Don’t have an account? Sign up
Lost your password?

Sign up

Already have an account? Sign in