Skip to content
Groedu AcademyGroedu Academy
  • Home
  • Profile
  • Partner
    • Digital Platform
    • LSP BNSP
  • Produk
  • Artikel
  • Kontak
Free training consultation
Groedu AcademyGroedu Academy
  • Home
  • Profile
  • Partner
    • Digital Platform
    • LSP BNSP
  • Produk
  • Artikel
  • Kontak

BEBERAPA KESALAHAN DALAM MELAKUKAN PROSES COACHING DAN PENGGUNAAN METODE PELATIHAN VISUAL (VISUAL COACHING) PADA INTERNAL ORGANISASI PERUSAHAAN

Home » Artikel » BEBERAPA KESALAHAN DALAM MELAKUKAN PROSES COACHING DAN PENGGUNAAN METODE PELATIHAN VISUAL (VISUAL COACHING) PADA INTERNAL ORGANISASI PERUSAHAAN
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Artikel

BEBERAPA KESALAHAN DALAM MELAKUKAN PROSES COACHING DAN PENGGUNAAN METODE PELATIHAN VISUAL (VISUAL COACHING) PADA INTERNAL ORGANISASI PERUSAHAAN

  • 03/06/2022
  • 0

Jika berbicara tentang divisi Human Capital pada sebuah perusahaan yang sudah multi-nasional di Indonesia, kebanyakandari divisi ini seringkali mengeluh bahwa program coaching yang selama ini sudah dicanangkan tidak dapat berjalan dengan baik. Lalu sebenarnya apa yang menjadi kendalanya? Ternyata program coaching seperti ini bukanlah program yang terlalu menarik bagipara karyawan. Mereka yang dipanggil untuk program coaching memiliki persepsi bahwa mereka adalah dianggap sebagai karyawan yang sedang bermasalah dan akan mendapatkan surat peringatan dari atasan.

Padahal dari sisi Human Capital sendiri, mereka sengaja memanggil karyawan tersebut untuk proses coaching bukan hanya sekedar untuk mengetahui proses pekerjaan dai yang bersangkutan saja, namun juga sebagai salah satu media pengembangan diri bagi karyawan itu sendiri. Namun sayangnya, maksud dan niat baik seperti ini sama sekali tidak mampu tersampaikan dengan baik. Bahkan, metode yang sudah dipilih untuk melakukan proses coaching ini juga masih belum tepat sasaran.

Dan berikut ini merupakan beberapa kesalahan yang seringkali banyak dialami oleh divisi HC dalam melakukan proses coaching kepada masing-masing tim mereka, yaitu:

  1. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan proses coaching tidak memahami sedikitpun bagaimana esensi dari coaching itu sendiri.
  2. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan proses coaching tidak terlalu kompeten dalam hal melakukan coaching.
  3. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan proses coaching seringkali malah semakin terjebak dalam menanggapi setiap permasalahan dalam memberikan nasehatnya.
  4. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan coaching sama sekali tidak memiliki materi yang lebih fokus, sehingga permasalahan yang akan dipecahkan menjadi tidak jelas.
  5. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan proses coaching, sama sekali tidak memiliki tools atau alat yang dapat mendukung yang bersangkutan dalam melakukan proses yang lebih efektif.
  6. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan proses coaching, berusaha untuk membantu seseorang dalam memecahkan masalahnya, namun dari sudut pandangnya sendiri bukan dari bagaimana kondisi orang tersebut.
  7. Coach /mentor/manajer/leader yang akan melakukan proses coaching, dapat melakukan proses seperti ini dalam waktu yang sangat lama, sehingga pekerjaan lainnya akan menjadi terbengkalai atau tertunda, bahkan sama sekali tidak dikerjakan.

Maka dari itu, berdasarkan dari beberapa kesalahan-kesalahan yang paling sering terjadi tersebut, yang harus paling Anda sadari tentunya adalah bagaimana pentingnya bagi seseorang leader yang berusaha untuk melakukan proses coaching kepada timnya yang sudah harus memiliki berbagai persiapan yang sangat matang. Baik itu dilihat dari sisi alat, metode yang akan digunakan, kemampuan dalam mengatur waktu dan untuk memanajemen program coaching tersebut. Berusahalah untuk tetap mencoba mempelajari metode, alat dan proses seperti apa saja yang masih dapat diimplementasikan oleh perusahaan agar proses coaching seperti ini dapat menjadi lebih efektif. Dan kebanyakan dari mereka akan mulai mempelajari dan memilih untuk menggunakan metode Pelatihan Secara Visual (Visual Coaching) untuk membantu perusahaan dalam melaksanakan program coaching mereka masing-masing. Pelajari bagaimana langkah Coaching yang lebih tepat, lalu segera terapkan.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN METODE PELATIHAN VISUAL (VISUAL COACHING) INI?

Metode pelatihan visual atau biasa disebut dengan visual coaching merupakan sebuah metode, alat dan proses yang akan digunakan dalam program coaching dengan cara menggunakan perangkat visual. Selama ini, seperti banyak yang sudah kita ketahui bersama bahwa banyak yang sudah melakukan proses coaching hanya dengan menggunakan komunikasi secara verbal saja.

Misalnya seperti, seorang Coach yang hanya akan bertanya pada Coachee, dan si Coachee akan langsung menjawab pertanyaan tersebut. Dan begitu seterusnya sampai proses dari coaching terebut berakhir. Padahal seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa setiap manusia memiliki representasi yang berbeda-beda antara satu sama lainnya. Maka, penggunaan metode visual coaching seperti ini harus mampu dalam mengakomodir berbagai proses coaching dengan menggunakan perangkat visual seperti halnya foto,video atau gambar.

Mengapa Harus Menggunakan Metode Pelatihan Visual (Visual Coaching?

Sekarang, sebenarnya apa saja yang akan Anda bayangkan ketika mendengar kata “APEL”? Apakah Anda akan langsung terbayangkan tentang bagaimana gambaran dari buahnya? Atau Anda malah hanya terbayang-bayang huruf “A”, “P”, “E” dan “L” nya saja?

Dilangsir oleh Harvard Business Review, bahwa sebenarnya dengan cara menggunakan perangkat visual akan mampu menciptakan terjadinya sebuah koneksi diantara sesama manusia dengan lebih cepat dan secara lebih mendalam. Dan sebenarnya, sekitar 90% informasi yang akan masuk ke dalam otak manusia adalah berupa gambaran visual. Anda tentunya juga akan langsung membayangkan bagaimana bentuk warna dari buah apel pada saat tanpa sengaja mendengar kata apel, bukan?

Maka, pada saat seseorang mampu menggunakan perangkat visual dalam sebuah proses coaching yang sebenarnya, maka mereka akan bisa mendapatkan, beberapa hal berikut
:
• Merasa aman dan nyaman dalam mengekspresikan bagaimana perasaan mereka.
• Mampu berbagi pengalaman, personal insight dan dengan segala nilai-nilainya yang lebih terbuka.
• Mampu meningkatkan kualitas dalam berkomunikasi.
• Mampu menciptakan dialog yang lebih kaya untuk saling berkolaborasi, mampu memecahkan berbagai permasalahan dan mengambil keputusan dengan lebih tepat.

Nah, itulah sedikit penjelasan seputar beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh divisi HC dalam melakukan proses coaching dan pengertian dari penggunaan metode pelatihan visual (visual coaching) pada internal organisasi perusahaan. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, terimakasih dan salam sukses. Silakan hubungi kami DISINI

SUKSES BERBISNIS MENGGUNAKAN TWITTER
3 CARA MENINGKATKAN EFISIENSI SALURAN DISTRIBUSI MENJADI LEBIH EFISIEN

Cari Artikel

Artikel Terbaru

Thumb
Teknik Supervisi dalam Penjualan yang Efektif
21/03/2024
Thumb
DIGITAL MARKETING DAN TREN BARU YANG MEMBENTUK
08/02/2026
Thumb
MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KAMPANYE PEMASARAN DIGITAL
29/01/2026
Thumb
PENERAPAN DIGITAL MARKETING UNTUK BRAND AWARENESS
04/01/2026
Thumb
DIGITAL MARKETING MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM
31/12/2025
Thumb
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL BERBASIS DATA
22/12/2025

Kategori

  • Artikel (781)
  • Buku (63)
  • CD Audio/Video (24)
  • E-books (11)
  • Event (31)
  • Karier (Lowongan Kerja) (1)
  • Modul E-learning (9)
  • Modul Training (36)

Arsip

logogroeduacademy-150

Alamat: Cito Mall Jl. A. Yani no. 288, Lantai UG blok UB05/03, Surabaya.
Telp: Telp (031) 8703900
WA: 0818521172
Email: groedu@gmail.com

Online Platform

  • Courses
  • Events
  • Instructor
  • User Profile

Links

  • Beranda
  • Kontak
  • News & Articles
  • Produk

Contacts

Enter your email address to register to our newsletter subscription

Icon-facebook Icon-linkedin2 Icon-instagram Icon-youtube
Copyright 2026 Groedu Academy | Supported By Masansoft
Groedu AcademyGroedu Academy
Sign inSign up

Sign in

Don’t have an account? Sign up
Lost your password?

Sign up

Already have an account? Sign in